Profesi dan Sertifikasi di Bidang Teknologi Informasi

14 05 2013

Perkembangan Teknologi Informasi (Information Technology, IT), khususnya di bidang Internet, memacu kebutuhan akan sumber daya manusia yang handal. Namun sumber daya manusia ini tidak dapat dipenuhi sehingga timbul krisis sumber daya manusia. Dalam dokumen BHTV, ternyata pada tahun 2010 dibutuhkan sekitar 350.000 tenaga di bidang IT di Indonesia. Angka ini masih kecil jika dibandingkan dengan kubutuhan akan tenaga IT di dunia.

Untuk menghasilkan SDM yang jumlahnya sangat ini dibutuhkan kerjasama antara institusi pendidikan formal (perguruan tinggi, sekolah) dan pendidikan informal (professional training center). Pendidikan formal melalui perguruan tinggi tidak mampu menghasilkan jumlah SDM yang banyak, dan juga kurikulumnya tidak dapat berubah secara cepat mengikuti perkembangan kemajuan teknologi. Padahal, perkembangan dunia IT (khususnya yang terkait Internet) sangat pesat. Oleh sebab itu, lembaga penghasil SDM profesional sangat dibutuhkan.
Bidang IT memiliki rentang bidang yang cukup luas. Latar belakang kebutuhan pendidikan pun bervariasi. Ada perkerjaan yang membutuhkan banyak inovasi dan teori yang membutuhkan latar belakang pendidikan formal di perguruan tinggi. Akan tetapi ada pula bidang IT yang tidak membutuhkan pendidikan perguruan tinggi dan dapat dilakukan oleh lulusan setingkat SMU/SMK, diploma.

Adanya standar kompetensi dibutuhkan untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan (skill) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi. Sebagai contoh, ada standar dari Australian National Training Authority (lihat bagian referensi). Untuk itu PPAUME ITB beserta APJII mengambil inisiatif untuk membuat sebuah standar sertifikasi di bidang yang terkait dengan Internet.

Standar dan sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga disebut vendor certification. Untuk contoh yang terakhir (vendor certification), standar industri seperti sertifikat dari Microsoft atau Cisco merupakan standar sertifikasi yang diakui di seluruh dunia. Padahal standar ini dikeluarkan oleh perusahaan, bukan badan sertifikasi pemerintah. Memang pada intinya industrilah yang mengetahui standar yang dibutuhkan dalam kegiatan sehari-harinya.
Standar sertifikasi dari PPAUME & APJII ini bersifat terbuka dan dapat digunakan oleh siapa saja. Analogi yang dapat digunakan adalah mirip dengan TOEFL, dimana banyak kursus dan lembaga yang mengajarkan materi TOEFL akan tetapi hanya ada satu ujian TOEFL. Dalam hal ini hanya ada satu standar ujian sertifikasi PPAUME & APJII.
Lapangan Pekerjaan
Ada berbagai jenis pekerjaan di bidang IT. Pengelompokan jenis pekerjaan bergantung kepada acuan yang digunakan. Akan tetapi ada hal yang sama. Salah satu cara untuk melihat lapangan pekerjaan di bidang IT adalah dengan menanyakan kepada industri IT atau mengambil data-data dari lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Berikut ini adalah beberapa kategori :
 
1.Web Developer / Programmer
·         Membuat halaman web dengan multimedia.
·         CGI programming
2.Web Designer
·         Kemampuan menangkap digital image
·         Membuat halaman web dengan multimedia
3.Database Administrator
·         Monitor dan administer sebuah database
4.System Administrator
·         Menghubungkan perangkat keras
·         Melakukan instalasi Microsoft Windows
·         Melakukan instalasi Linux
·         Pasang dan konfigurasi mail server, ftp server, web server
·         Memahami Routing
5.Network Administrator
·         Menghubungkan perangkat keras
·         Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network
·         Administer perangkat network
·         Memahami Routing
·         Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
·         Mengelola network security
·         Monitor dan administer network security
6.Help Desk
·         Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, IRC
7.Technical Suport
·         Menghubungkan perangkat keras
·         Melakukan instalasi Microsoft Windows
·         Melakukan instalasi Linux
·         Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
·         Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, telnet, ftp, IRC.
·         Pasang dan konfigurasi mail server, ftp server, web server

 
8.IT Support Officer
·         Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT
·         Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut.
·         Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll
·         Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa Email, hardware, dan software supplier, dll
·         Mengatur penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT
·         Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporandepartment reguler
 
9.Network Engineer
·         Maintenance LAN dan Koneksi Internet
·         Maintenance hardware
·         Maintenance database dan file
·         Help Desk
·         Inventory
10. IT Programmer
·         Ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak
·         Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak
·         Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang haru diselesaikan
·         Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal
·         Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan
·         Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan untuk membangun kecakapan dalam portfolio pruduk IBM
·         Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti yang diberikan
·         Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan bersama denganrekan-rekan dalam perusahaan
11. System Analyst
·         Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem
·         Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian
·         Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem pengoperasiannya. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap prosedur bisnis yang ada maupun yang sedang diajukan atau terhadap kendala yang ada untuk memenuhi keperluan data processing
·         Mempersiapkan flow chart dan diagram yang menggambarkan kemampuan dan proses dari sistem yang digunakan
·         Melakukan riset dan rekomendasi untuk pembelian, penggunaan, dan pembangunan hardware dan software
·         Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen
·         Memilih prosedur yang tepat dan mencari support ketika terjadi kesalahan, dan panduan yang ada tidak mencukupi, atau timbul permasalahan besar yang tidak terduga
·         Mencatat dan memelihara laporan tentang perlengkapan perangkat keras dan lunak, lisensi situs dan/ atau server, serta akses dan security pengguna
·         Instal, konfigurasi, dan upgrade seluruh peralatan komputer, termasuk network card, printer, modem, mouse dan sebagainya
·         Mampu bekerja sebagai bagian dari team, misalnya dalam hal jaringan, guna menjamin konektivitas dan keserasian proses di antara sistem yang ada
·         Mencatat dan menyimpan dokumentasi atas sistem
·         Melakukan riset yang bersifat teknis atas system upgrade untuk menentukan feasibility, biaya dan waktu, serta kesesuaian dengan sistem yang ad
·         Menjaga confidentiality atas informasi yang diproses dan disimpan dalam jaringan
·         Mendokumentasikan kekurangan serta solusi terhadap sistem yang ada sebagai catatan untuk masa yang akan datang
·         Melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan yang ditugaskan

IEEE/ACM

IEEE / ACM Transaksi di Jaringan adalah sebuah arsip, jurnal dua bulanan berkomitmen untuk penerbitan tepat waktu dengan kualitas kertas tinggi yang memajukan negara-of-the-art dan aplikasi praktis dari jaringan komunikasi. It is co-sponsored by the IEEE Communications Society , the IEEE Computer Society , and the ACM with its Special Interest Group on Data Communications (SIGCOMM) . Ini adalah co-disponsori oleh IEEE Communications Society , yang IEEE Computer Society dan ACM dengan perusahaan Kelompok Minat Khusus pada Komunikasi Data (SIGCOMM)
IEEE / ACM Transaksi di Jaringan berkomitmen untuk penerbitan tepat waktu dengan kualitas kertas tinggi yang memajukan negara-of-the-art dan aplikasi praktis dari jaringan komunikasi. Both theoretical research contributions (presenting new techniques, concepts, or analyses) and applied contributions (reporting on experiences and experiments with actual systems) and tutorial expositions of permanent reference value are published. Kedua kontribusi penelitian teoretis (menyajikan teknik-teknik baru, konsep-konsep, atau analisis) dan diterapkan kontribusi (pelaporan pada pengalaman dan eksperimen dengan sistem yang sebenarnya) dan eksposisi tutorial nilai referensi tetap diterbitkan. The topics covered by this journal include: Topik yang dibahas oleh jurnal ini meliputi:
* Network Architecture and Design, including networks for local, metropolitan or wide areas, Broadband and very high rate networks, data networks, telephone networks, network interconnections, and the performance analysis of these systems. Jaringan Arsitektur dan Desain, termasuk jaringan untuk lokal, atau luas wilayah metropolitan, Broadband dan tingkat jaringan sangat tinggi, jaringan data, jaringan telepon, jaringan interkoneksi, dan analisa kinerja sistem ini.
* Communication Protocols, including the design and analysis of protocols for network access, error recovery, routing, congestion, and flow control; and formal methods for the verification, testing, and conversion of communication protocols. Komunikasi Protokol, termasuk desain dan analisis protokol untuk akses jaringan, pemulihan kesalahan, routing, kemacetan, dan kontrol aliran, dan metode formal bagi verifikasi, pengujian, dan konversi protokol komunikasi.
* Network Software, including distributed processing environments for network systems; network software architecture; network applications, eg, directory services and call processing; network signaling; and application programming interfaces. Jaringan Perangkat Lunak, termasuk lingkungan pemrosesan terdistribusi untuk sistem jaringan; jaringan arsitektur perangkat lunak, aplikasi jaringan, misalnya, layanan direktori dan panggilan pengolahan; jaringan sinyal dan antarmuka pemrograman aplikasi.

* Network Technologies, including the selection and use of different technologies, such as lightwave or radio; switching technologies applied to networks; and network systems integration. Teknologi Jaringan, termasuk pemilihan dan penggunaan teknologi yang berbeda, seperti lightwave atau radio; teknologi switching diterapkan pada jaringan; dan integrasi sistem jaringan.

* Network Services and Applications, including connectionless and connection-oriented services; personal, location-independent communications; multimedia services and applications; and the implications of applications on network requirements. Layanan Jaringan dan Aplikasi, termasuk dan berorientasi layanan koneksi connectionless; pribadi, komunikasi independen-lokasi; layanan multimedia dan aplikasi, dan implikasi dari persyaratan aplikasi pada jaringan.

* Network Operations and Management, including operations and management applications, network planning and evolution, network reliability and survivability, and network security. Jaringan Operasi dan Manajemen, termasuk operasi dan aplikasi manajemen, perencanaan jaringan dan evolusi, kehandalan jaringan dan kemampuan bertahan hidup, dan keamanan jaringan.

Sertifikasi Keahlian di Bidang IT

Sertifikasi adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :
  • Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,
  • Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
  • Pengembangan profesional yang berkesinambungan.
Sedangkan bagi tenaga TI profesional tersebut :
  • Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji)
  • Perencanaan karir
  • Profesional development
  • Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.
Bagi masyarakat luas sertifikasi ini memberikan kontribusi positif
  • Memiliki staf yang up to date dan berkualitas tinggi.
  • Memperoleh citra perusahaan yang baik, keuntungan yang kompetitif, merupakan alat ukur yang obyektif terhadap kemampuan staf, kontraktor dan konsultan.
  • Secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan produktifitas secara mikro maupun makro.
  • Menaikkan pengakuan industri dan secara intenasional.
  • Bagi siswa memberikan alur profesi yang jelas. Siswa yang ingin segera mempelajari ICT dan profesi akan tahu darimana memulainya
  • Memberikan suatu mekanisme pusat pelatihan. Suatu program sertifikasi memberikan alur pelatihan yang jelas.
  • Membantu proses pencarian tenaga IT profesional. Suatu kandidat yang dievaluasi untuk suatu jabatan, dengan memiliki suatu serti_kat berarti telah memiliki skill dan pengetahuan tingakat tertentu. Hal itu juga menunjukkan persistensi kandidat dan kemampuan menyelesikan suatu proyek (dalam hal ini sertifikasi). Kedua hal ini membantu masyarakat mencari tenaga TI
  • Mendorong pegawai melakukan proses belajar lebih lanjut

Sertifikasi Administration, Maintenance, Management, dan Audit

Administrasi adalah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Administrasi adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
Maintenance adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan agar peralatan selalu memiliki kondisi yang sama dengan keadaan awalnya. Maintenance atau pemeliharaan juga dilakukan untuk menjaga agar peralatan tetap berada dalam kondisi yang dapat diterima oleh penggunanya.(Lindley R. Higgis dan R. Keith Mobley (Maintenance Engineering Handbook, Sixth Edition, McGraw-Hill, 2002))
Manajemen berasal dari bahasa latin yaitu asal kata “manus” yang berarti tangan dan “agere”yang berarti melakukan. Kedua kata itu digabung membentuk kata kerja “managere” yang berarti menangani. “Managere” diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “manage”, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “manajemen” atau pengelolaan.
Audit adalah evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit teknologi informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.
Profesi di bidang Administration dan Maintenance yaitu seperti Database Administrator, System Administrator, Network Administrator, IT Administrator dan Network Engineer.
Sertifikasi yang diberikan sebagai bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Administration dan Maintenance, yaitu Oracle Certified DBA Associate, Oracle Certified DBA Professional, Oracle9iAS Web Administrator, Microsoft Certified DBA, Cisco Certified Network Associate (CCNA), CompTIA Network+, Master CIW Administrator, WOW Certified Web Administrator Apprentice (CWAA), System Administration Guild (SAGE).
Institusi yang menawarkan sertifikasi untuk Administration dan Maintenance antara lain Oracle, Microsoft, Cisco, CompTIA, Certified Internet Web Master (CIW), World Organization of Webmasters (WOW), dan Information Systems Audit and Control Association (ISACA).
Sertifikasi yang diberikan sebagai bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Management dan Audit, antara lain :
  • CISA (Certified Information Systems Auditor)
  • CISM (Certified Information Security Manager)
  • CISSP (Certified IS Security Professional)
  • CIA (Certified Internal Auditor)
Salah satu institusi yang menawarkan sertifikasi untuk Management dan Audit yaitu Information Systems Audit and Control Association (ISACA).
ISACA berdiri secara formal sejak 1969. Pertama kali didirikan, ISACA merupakan asosiasi bagi para IS Auditor dengan fungsi sebagai sumber informasi dan pihak yang memberikan panduan-panduan praktik bagi IS Auditor. Namun, saat ini, keanggotaan ISACA telah mencapai 35,000 orang yang tersebar di 100 negara di seluruh dunia (di Indonesia terdapat 100 anggota). Keanggotaannya sendiri mencakup berbagai macam lingkup profesi, diantaranya IS Auditor, Konsultan, Akademisi, dan berbagai profesi lain yang terkait dengan TI. Keanekaragaman profesi ini, membuat para anggota dapat saling belajar dan bertukar pengalaman mengenai profesinya masing-masing. Sejak lama, hal ini telah dipandang sebagai salah satu kekuatan ISACA di samping memiliki chapter di 60 negara yang dapat memberi kesempatan kepada para anggotanya untuk saling berbagi pengalaman, praktik dan pengetahuan, dan dengan demikian dapat menjadi wadah memperluas networking bagi para anggotanya. Dalam tiga dekade terakhir, ISACA telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan dijadikannya ISACA sebagai acuan praktik-praktik terbaik dalam hal audit, pengendalian dan keamanan sistem informasi oleh para profesional di seluruh dunia. Perkembangan ISACA ini juga ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah anggota secara signifikan di beberapa negara.
ref:

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: