budaya berorganisasi ( TUGAS 1 )

30 09 2010

ORGANISASI

Apa sih organisasi ? organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia), dan Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota. (Janu Murdiyamoko dan Citra Handayani, Sosiologi untuk SMU Kelas I), itu merupakan definisi menurut buku yang sering kita baca tapi menurut saya organisai adalah sekumpulan orang- orang yang mempunyai kepentingan, tujuan yang sama sehingga mereka membentuk sebuah organisasi guna mencapai tujuan tertentu.

suatu organisai tidak mungkin bisa berjalan jika tidak ada mempunyai ketua, anggota, dan anggaran.  Layaknya manusia dimana ketua diibaratkan sebagai otak, anggota sebagai seluruh anggota badan dan anggaran merupakan makanan dimana satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan mempunyai timbal balik. jika salah satu dari bagian organisasi tidak berjalan makanya organisasi tersebut tidak akan jalan.

didalam organsasi juga mempunyai peraturan-peraturan sehingga semua anggota organisasi tersebut tidak bisa seenaknya dalam organisasi tersebut. apabila jika tidak mempunyai peraturan maka organisasi tersebut akan cepat hancur dikarenakan anggota bisa seenaknya keluar masuk organisasi tersebut. biasanya didalam sebuah organisasi mendapatkan biaya dari anggotanya sendiri ataupun dari donatur-donatur.

dalam kehidupan, kita telah diajarkan dari kecil tentang berorganisasi dirumah, sekolah, tempat kursus, atau sebuah team sepak bola.   dimana kita diajarkan bagaimana kita bisa berorganisai dengan baik. didalam organisasi kita diajarkan bagaimana kita bisa bersosialisasi, menghargai orang lain, juga menghormati orang lain. apabila didalam sebuah keluarga menggunakan sistem organisasi demokrasi sangatlah bagus karena mendidik anak-anaknya supaya menghormati pendapat orang lain dan sangat bagus untuk bersosialisasi dengan orang lain apabila sistem dalam keluarga tersebut kepala keluarganya otoriter sangatlah tidak bagus untuk anak tersebut karena dapat membuat sang anak menjadi keras kepala dan tidak mau mendengarkan masukan orang lain.

keluarga merupakan sebagian kecil dari organisasi yang besar, seperti rukun tangga, rukun warga, kelurahan, kecamatan, kotamadya, provinsi, dan negara. bukan hanya itu saja contoh-contoh organisasi masih banyak lagi seperti partai politik, organisasi masyarakat, dan lain-lain


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: